Berita

Rabu, 07 Desember 2022.

Plt. Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Martinus Hasibuah, SH., beserta seluruh pegawai menerima Inspeksi Pimpinan yang dipimpin oleh Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Bapak Dr.Ali Mukartono yang didampingi Kepala Bagian (Kabag) Penyusunan Program, Laporan dan Penilaian pada Sekretariat Jamwas, Nur Asiah dan Kabag Tata Usaha (TU) pada Setjamwas, Waito Wongateleng.

Kedatangan Jamwas Ke kejaksaan Negeri Pekanbaru turut di dampingi oleh Kajati Riau, Aswas dan Asdatun kejati Riau.

Pada kegiatan Inspeksi Pimpinan ini, Plt. Kajari Pekanbaru memaparkan Kinerja Kejari Pekanbaru di tahun 2022 dan Prestasi terbaru Kejari Pekanbaru ditahun 2022 ini yaitu Penganugerahan Bersama Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi dari kemenpan RB sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik (UPP) Penyedia Sarana Prasarana Kelompok Rentan Terbaik dari Satker Kejaksaan Agung.

Pada Kesempatan ini Jamwas juga memberikan arahan dan petunjuk kepada jajaran Kejaksaan Negeri Pekanbaru yang pada intinya:

1. Agar mempertahankan WBK dan WBBM yang telah diperoleh Kejaksaan Negeri Pekanbaru engan cara mengoptimalkan tugas, fungsi dan kewenangan.
2. Memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Pekanbaru yang telah mendapatkan Penganugerahan Bersama Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi dari kemenpan RB sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik (UPP) Penyedia Sarana Prasarana Kelompok Rentan Terbaik dari Satker Kejaksaan Agung.
3. Agar insan Adhyaksa Kejaksaan Negeri Pekanbaru dapat menjaga nama baik intitusi Kejaksaan Republik Indonesia.

#kejaksaanri #jamwas #kejatiriau #kejaripekanbaru

Jumat, 02 Desember 2022

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana menjadi narasumber  dalam acara Focus Group Discussion (FGD) pada Bidang Intelijen Tahun 2022. Dimana acara FGB tersebut bertemakan tentang “Sinergi Intelijen dengan Pemangku Kepentingan dalam Hal Penegakan Hukum Melalui Penelusuran Aset, Program Jaga Desa dan PPS Berkualitas PSN Tuntas.” Kamis(01/12/2022)

Program “Jaksa Menjawab” dilatarbelakangi oleh keinginan darri Jaksa Agung ST Burhanuddin agar Jaksa selalu dekat dan berada di tengah masyarakat dimana bukan saja dalam rangka memberi penyuluhan dan penerangan hukum, tetapi menjawab persoalan hukum di masyarakat. Sebab selama ini pelayanan yang diberikan oleh Kejaksaan terkesan seolah-olah pelayanan hukum yang diberikan hanya melayani orang bermasalah sehingga membuat citra yang melekat di Kejaksaan hanya sebagai  penegakan hukum. Hal tersebut dijelaskan oleh Kapuspenkum dalam acara FGD Bidang Intel. Kapuspenkum juga menjelaskan bahwa program tersebut akan dibuatkan Instruksi oleh Jaksa Agung.

 “Program 'Jaksa Menjawab' merupakan program humanis yang akan dihadirkan secara berkelanjutan oleh setiap satuan kerja baik di pusat sampai ke daerah minimal sekali dalam seminggu. Adapun pelaksanaan program ini yakni dengan memanfaatkan keramaian dan kerumunan masyarakat seperti di pasar, pusat perbelanjaan, olahraga (car free day) atau tempat yang mudah diakses langsung oleh masyarakat. Dengan konsep “masyarakat bertanya, Jaksa Menjawab”, kehadiran Jaksa di tempat umum yakni untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat.", ujar Kapuspenkum. Kamis(1/12)

“Ada ruang kosong yang harus dimanfaatkan oleh penegak hukum (dalam hal ini Kejaksaan) untuk memberikan konsultasi dan solusi gratis terhadap segala permasalahan yang ada di masyarakat. Maka dengan begitu, kehadiran kita dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan konsultasi sehingga kedepan juga kita menggandeng stakeholder dari berbagai instansi dan bisa langsung berkomunikasi dan menjawab segala persoalan hukum di masyarakat,” ujar Kapuspenkum.

Kapuspenkum menyampaikan Jaksa Agung selalu menekankan bahwa Jaksa Humanis itu tidak harus memakai toga di persidangan, tetapi dengan niat tulus hadir di tengah masyarakat dan bermanfaat untuk kebaikan sebab itulah tujuan hukum yang sebenarnya.  

“Untuk itu, manfaatkan mobilitas penerangan dan penyuluhan hukum melalui program “Jaksa Menjawab” dan program “Jaksa Menyapa” yang sebelumnya sudah ada dengan menggunakan sarana televisi dan radio, akan tetap kita adakan secara bersamaan,” ujar Kapuspenkum.

 

News from : Program Baru “Om Jak Menjawab” Diperkenalkan Oleh Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana

PANGGILAN UMUM KEPADA TERDAKWA FAUZAN,A.Md.BIN MAHYUDIN JAMAN
Nomor: B-418 L.4.10/Ft.1/11/2022

Pada hari Senin tanggal 21 November 2022 saya Agung Irawan, S.H.,M.H. Kasi Tindak Pidsus pada Kejaksaan Negeri Pekanbaru selaku penuntut umum, Atas perintah hakim ketua majelis dalam perkara Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, tanggal 19 Oktober 2022 Nomor: 52/ Pid.Sus- TPK/2022/PN Pbr.

MEMANGGIL :
FAUZAN,A.Md. BIN MAHYUDIN JAMAN
(Daftar Pencarian Orang)

Bertempat tinggal di Jl. Gunung bungsu RT.001 RW.001 Kelurahan Gunung Bungsu Kecamatan Kampar (sesuai KTP). Atau Tenayan Raya Kota Pekanbaru

Untuk menghadapi sidang Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru yang di selenggarakan di:

JI. Teratai No.256, Pulau Karam, Kec. Sukajadi, Kota Pekanbaru
Hari : Rabu, Tanggal 21 Desember 2022.
Pukul 09.00 WIB.

Dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi dalam pelaksanaan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rukun Warga (PMB-RW) yang bersumber dari APBD Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2019 dan Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat (Dana Kelurahan) yang bersumber dari APBN di Kecamatan Tenayan Raya Tahun Anggaran 2019 sehingga merugikan Keuangan Negara/Daerah.

Demikianlah panggilan ini dibuat dan diumumkan, kiranya dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

 

From Kejaksaan Negeri Pekanbaru (@kejari.pku) • Instagram photos and videos

Dodi Ferdian- Selasa, 22 November 2022
 

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan pengamanan pembangunan strategis di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Acara tersebut dilaksanakan di Aula HM Prasetyo, Gedung Satya Adhi Wicaksana, Selasa (22/11).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Direktur D Jaksa Agung Muda pada Bidang Intelijen (Jamintel) Kejagung RI, Hari Setiyono. Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Kejati (Kajati) Riau, Supardi; Asisten Intelijen, Raharjo Budi Kisnanto; Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Se-Wilayah Riau, serta Kepala Seksi (Kasi) Intelijen dan Kasubsi Bidang Intelijen Kejari Se-Wilayah Riau.

Dalam sambutannya, Kajati Riau Supardi mengajak kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan serius. Dengan begitu, jajarannya bisa memahami mekanisme dan dalam pelaksanaan tugas kegiatan Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS).

"Kedepannya tidak timbul permasalahan hukum," ujar Kajati.

Sementara itu, Direktur D Jamintel Kejagung RI Hari Setiyono menyampaikan, tujuan diadakan kegiatan tersebut. Yaitu, untuk memberikan pengetahuan dan evaluasi kinerja dalam pengamanan proyek strategis yang ada di wilayah hukum Kejati Riau.

"Upaya kegiatan pembangunan strategis yang lakukan pengawalan oleh tim, diharap dapat selesai tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran," kata Hari.

Selanjutnya, dia menjelaskan tugas dan wewenang Kejaksaan di bidang Intelijen. Antara lain, melaksanakan kegiatan intelijen penyelidikan, pengamanan dan penggalangan untuk melakukan pencegahan tindak pidana di bidang IPOLEKSOSBUDHANKAM.

Semuanya itu, kata Hari, dilaksanakan oleh Jamintel Kejagung RI sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2010 jo Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan Republik Indonesia.

"Khusus kegiatan pengamanan dalam proses pembangunan yang dilakukan oleh Bidang Intelijen Kejaksaan RI dapat diartikan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya tindak pidana yang berkaitan dengan keuangan negara," sebut Hari.

"Pengamanan Pembangunan Strategis merupakan bagian dari peran Intelijen Penegakan Hukum dalam melakukan upaya, pekerjaan, kegiatan, dan tindakan untuk deteksi dan peringatan dini dalam rangka pencegahan, penangkalan, dan penanggulangan terhadap setiap hakikat ancaman yang mungkin timbul dan mengancam kepentingan dan keamanan nasional di bidang pembangunan strategis," sambungnya memungkasi dalam kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan yang ketat itu.

News from Monitoring dan Evaluasi Kegiatan PPS di Kejati Riau, Ini Paparan Direktur D Jamintel Kejagung RI - Haluan Riau (harianhaluan.com)

16 November 2022.

Kegiatan Penandatangan Nota Kesepakatan bersama dengan Perumda Air Minum Tirta Siak Pekanbaru
masalah hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yang dilaksanakan di Kantor Kejari Pekanbaru.

Penandatangan dilakukan oleh:
- Plt. Kajari Pekanbaru, Martinus Hasibuan, SH.
- Direktur Perumda Air Minum Tirta Siak Pekanbaru,
Agung Anugrah.

Disaksikan oleh:
- Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekdako Pekanbaru, Ardahni,
- Kasi Datun Kejari Pekanbaru,
- Kasubsi Perdata dan TUN Kejari Pekanbaru
- Jaksa Pengacara Negara Kejari Pekanbaru.

Ruang lingkup didalam Nota Kesepakatan ini adalah Pemberian Bantuan Hukum, Pertimbangan Hukum dan Tindakan Hukum lainnya
di Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara.


Nota Kesepakatan ini dimaksudkan untuk
mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan Negeri Pekanbaru
dan Perumda Air Minum Tirta Siak Pekanbaru dalam bidang Perdata dan Tata
Usaha Negara.

Dan Tujuan dilakukan nya Nota Kesepakatan ini untuk meningkatkan
efektifitas penanganan dan penyelesaian permasalahan hukum dalam bidang
perdata dan tata usaha negara baik di dalam maupun diluar pengadilan yang
dihadapi oleh Perumda Air Minum Tirta Siak Pekanbaru.

Sesuai dengan Peraturan Jaksa Agung Nomor PER-018/A/J.A/07/2014 tentang
Standar Operasional Prosedur Pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata Dan Tata
Usaha Negara, dijelaskan mengenai 5 tugas tentang apa yang dilakukan oleh JPN,
yaitu:
1. Bantuan Hukum
2. Pertimbangan Hukum .
3. Pelayanan Hukum
4. Penegakan Hukum
5. Tindakan Hukum Lain

 

News From Instagram Kejaksaan Negeri Pekanbaru (@kejari.pku) • Instagram photos and videos

Selasa, 15 November 2022.
 
Yuridho Fadlin, SH. MH. ( Plt. Kasubsi Penuntutan dan Eksekusi Seksi Tindak Pidana Umum) dan Rendi Panalosa, SH. MH. (Kasubsi Pra Penuntutan Seksi Tindak Pidana Umum)
menjadi Narasumber pada Acara Live Program Tanya Jaksa di Riau Televisi (RTV) dengan tema Penanganan Perkara pada Bidang Tindak Pidana Umum.

Pada Acara Live Program Tanya Jaksa di Riau Televisi (RTV) ini narasumber menjelaskan:
1. Apa itu Kejaksaan.
2. Tugas dan Tupoksi Kejaksaan
3. Bidang – Bidang di Kejaksaan Negeri Pekanbaru
4. Alur Penanganan perkara Tindak Pidana Umum di Kejaksaan.
5. Apa itu Restorativ Justice.
6. Dasar Dilaksanakannya Restorative Justice.
7. Apa syarat- syarat dilaksanakannyta Restorative Justice.

Video at chanel Youtube RiauTV (6) TANYA JAKSA - PENANGANAN DI BIDANG PIDANA UMUM KEJARI PEKANBARU - YouTube
 

PRIMA DAN TERPERCAYA DALAM PENEGAKAN HUKUM YANG BERHATI NURANI      Motto Kejaksaan Negeri Pekanbaru.

Copyright © 2022 Kejaksaan Negeri Pekanbaru.